KATA PENGANTAR
Puji
dan syukur penyusun haturkan kepada Allah SWT, karena berkat rahmat-Nyalah
sehingga penyusun dapat menyelesaikan makalah ini dengan judul “Sejarah
Internet dan Web Aplikasi”. Penyusun
mengucapkan terima kasih kepada Bapak Yogi Primadasa, M.Kom sebagai Dosen
Pengasuh mata kuliah Internet, yang telah memberi saran dan dukungan dalam
penyusunan makalah ini.
Penyusun menyadari sepenuhnya bahwa
masih banyak kekurangan dan kelemahan
baik dari teknik penulisan maupun materi, hal ini karena keterbatasan kemampuan
dan pengetahuan penyusun. Untuk itu penyusun mengharapkan kritik dan saran dari
semua pihak yang sifatnya membangun guna kesempurnaan makalah ini.
Semoga
Allah SWT memberikan pahala atas segala bantuan yang telah diberikan dan semoga
makalah ini berguna bagi kita semua.
Lubuklinggau, September
2014
Penyusun
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar ...................................................................................................... i
Daftar
Isi ................................................................................................................ ii
BAB
1 PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang ...................................................................................... 1
1.2 Rumusan
Masalah ................................................................................. 2
1.3 Tujuan
.................................................................................................... 2
BAB
II PEMBAHASAN
2.1 Sejarah
internet ...................................................................................... 3
2.2 Web
Aplikasi.......................................................................................... 16
BAB
III PENUTUP
3.1 Kesimpulan............................................................................................. 19
Daftar
pustaka........................................................................................................ 20
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Internet merupakan singkatan dari interconnected
networking
yang berarti jaringan komputer yang
saling terhubung antara satu komputer dengan komputer yang lain yang membentuk
sebuah jaringan komputer di seluruh dunia, sehingga dapat saling berinteraksi,
berkomunikasi, saling bertukar informasi atau tukar menukar data.
Secara fisik, internet dapat digambarkan seperti
jaring-jaring yang menyerupai jaring laba-laba yang menyelimuti bumi yang
terhubung melalui titik-titik (node). Node dapat berupa komputer
maupun peralatan (peripheral) lainnya.
Internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.
Aplikasi berasal dari kata application yang artinya penerapan;lamaran;penggunaan. Secara istilah aplikasi adalah program siap pakai yang direka untuk melaksanakan suatu fungsi bagi pengguna atau aplikasi yang lain dan dapat digunakan oleh sasaran.
Pada
awalnya aplikasi web dibangun dengan hanya menggunakan bahasa yang
disebut HTML (HyperText Markup Langauge). Pada perkembangan berikutnya,
sejumlah skrip dan objek dikembangkan untuk memperluas kemampuan HTML seperti
PHP dan ASP pada skrip dan Apllet pada objek. Aplikasi Web dapat dibagi
menjadi dua jenis yaitu aplikasi web statis dan dinamis.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana
Sejarah internet?
2. Apa
yang dimaksud dengan web aplikasi?
1.3 Tujuan
1.
Untuk
mengetahui sejarah internet.
2.
Untuk
mengetahui apa yang dimaksud dengan web aplikasi.
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah
Internet
Internet berawal dari diciptakannya teknologi
jaringan komputer sekitar tahun 1960. Apa sebenarnya jaringan komputer itu ?
Jaringan komputer adalah beberapa komputer terhubung satu sama lain dengan
memakai kabel dalam satu lokasi, misalnya dalam satu kantor atau gedung.
Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar informasi
dan data dengan pengguna komputer lainnya.
Pada
awal diciptakannya, jaringan komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata
Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Amerika khawatir jika negaranya
diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah mereka mencoba komunikasi
dan menukar informasi melalui jaringan komputer.
Setelah
angkatan bersenjata Amerika, dunia pendidikan pun merasa sangat perlu
mempelajari dan mengembangkan jaringan komputer. Salah satunya adalah
Universitas of California at Los Angeles (UCLA). Akhirnya tahun 1970 internet
banyak digunakan di unversitas-universitas di Amerika dan berkembang pesat
sampai saat ini. Agar para pengguna komputer dengan merek dan tipe berlainan dapat
saling berhubungan, maka para ahli membuat sebuah
protokol (semacam bahasa) yang sama untuk dipakai di internet. Namanya TCP
(Transmission Control Protocol, bahasa Indonesianya Protokol Pengendali
Transmisi) dan IP (Internet Protocol).
Perkembangan
Teknologi Informasi dan Komunikasi yang fenomenal dan menjadi awal munculnya
aplikasi web adalah Internet. Internet yang berawal dari riset untuk pertahanan dan
keamanan serta pendidikan berkembang menjadi perangkat pendukung bisnis yang
sangat berpengaruh. Dalam kaitan dengan aplikasi Web 2.0 ini, terdapat beberapa
peristiwa penting dalam sejarah internet.
1.
Sejarah dari adanya internet dimulai
Berawal
pada tahun 1957, melalui Advanced Research Projects Agency (ARPA), Amerika
Serikat bertekad mengembangkan jaringan komunikasi terintegrasi yang saling
menghubungkan komunitas sains dan keperluan militer. Hal ini dilatarbelakangi
oleh terjadinya perang dingin antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet (tahun
1957 Soviet meluncurkan sputnik).
a.
Perkembangan besar Internet pertama
Penemuan terpenting ARPA yaitu packet
switching pada tahun 1960. Packet switching adalah pengiriman pesan yang dapat
dipecah dalam paket-paket kecil yang masing-masing paketnya dapat melalui
berbagai alternatif jalur jika salah satu jalur rusak
untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet switching juga memungkinkan
jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi,
berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur khusus untuk melakukan
koneksi. Maka ketika ARPANET menjadi jaringan komputer nasional di Amerika
Serikat pada 1969, packet switching digunakan secara menyeluruh sebagai metode
komunikasinya menggantikan circuit switching yang digunakan pada sambungan
telepon publik.
Pada tahun 1969 ketika itu Departemen
Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency(DARPA)
memutuskan untuk mengadakan riset tentang bagaimana cara menghubungkan sejumlah
komputer sehingga membentuk jaringan organik.
Program
riset ini dikenal dengan nama ARPANET. Pada 1970, sudah lebih dari 10 komputer
yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga mereka bisa saling
berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.
ARPANET kemudian merancang sebuah jaringan dengan kehandalan teknologi informasi yang dapat memindahkan data dalam jumlah besar dan dalam waktu yang singkat, dan ditetapkan sebagai sebuah standar pembangunan protokol baru yang saat ini dikenal TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan disinilah awal dari segala sejarah internet yang dikenal luas sampai saat ini.
ARPANET kemudian merancang sebuah jaringan dengan kehandalan teknologi informasi yang dapat memindahkan data dalam jumlah besar dan dalam waktu yang singkat, dan ditetapkan sebagai sebuah standar pembangunan protokol baru yang saat ini dikenal TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan disinilah awal dari segala sejarah internet yang dikenal luas sampai saat ini.
Tujuan
awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem
jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah
vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk
menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat
mudah dihancurkan.
Pada
mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research
Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana
mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET
diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini
berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut
ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh
sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan
militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer
seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal
dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Tahun
1972, Roy Tomlinson berhasil menyempurnakan program e-mail yang ia ciptakan
setahun yang lalu untuk ARPANET. Program e-mail ini begitu mudah sehingga
langsung menjadi populer. Pada tahun yang sama, icon @ juga diperkenalkan
sebagai lambang penting yang menunjukkan “at” atau “pada”. Tahun 1973, jaringan
komputer ARPANET mulai dikembangkan ke luar Amerika Serikat.
Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
Komputer University College di London merupakan komputer pertama yang ada di luar Amerika yang menjadi anggota jaringan Arpanet. Pada tahun yang sama, dua orang ahli komputer yakni Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan sebuah gagasan yang lebih besar, yang menjadi cikal bakal pemikiran internet. Ide ini dipresentasikan untuk pertama kalinya di Universitas Sussex.
b.
Perkembangan besar Internet kedua yang dicatat pada sejarah
internet
adalah
pengembangan lapisan protokol jaringan yang terkenal karena paling banyak
digunakan sekarang yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet
Protocol). Protokol adalah suatu kumpulan aturan untuk berhubungan
antarjaringan. Protokol ini dikembangkan oleh Robert Kahn dan Vinton Cerf pada
tahun 1974. Dengan protokol yang standar dan disepakati secara luas, maka
jaringan lokal yang tersebar di berbagai tempat dapat saling terhubung
membentuk jaringan raksasa bahkan sekarang ini menjangkau seluruh dunia.
Jaringan dengan menggunakan protokol internet inilah yang sering disebut
sebagai jaringan internet.
Hari
bersejarah berikutnya adalah tanggal 26 Maret 1976, ketika Ratu Inggris
berhasil mengirimkan e-mail dari Royal Signals and Radar Establishment di
Malvern. Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung di
ARPANET membentuk sebuah jaringan atau network. Pada 1979, Tom Truscott, Jim
Ellis dan Steve Bellovin, menciptakan newsgroups pertama yang diberi nama
USENET. Tahun 1981 France Telecom menciptakan gebrakan dengan meluncurkan
telpon televisi pertama, dimana orang bisa saling menelpon sambil berhubungan
dengan video link.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.
Karena komputer yang membentuk jaringan semakin hari semakin banyak, maka dibutuhkan sebuah protokol resmi yang diakui oleh semua jaringan.
Pada
tahun 1982 dibentuk Transmission Control Protocol atau TCP dan Internet
Protokol atau IP yang kita kenal semua. Sementara itu di Eropa muncul jaringan
komputer tandingan yang dikenal dengan Eunet, yang menyediakan jasa jaringan
komputer di negara-negara Belanda, Inggris, Denmark dan Swedia. Jaringan Eunet
menyediakan jasa e-mail dan newsgroup USENET.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
Untuk menyeragamkan alamat di jaringan komputer yang ada, maka pada tahun 1984 diperkenalkan sistem nama domain, yang kini kita kenal dengan DNS atau Domain Name System. Komputer yang tersambung dengan jaringan yang ada sudah melebihi 1000 komputer lebih. Pada 1987 jumlah komputer yang tersambung ke jaringan melonjak 10 kali lipat manjadi 10.000 lebih.
Jaringan
ARPANET menjadi semakin besar sejak saat itu dan mulai dikelola oleh pihak swasta
pada tahun 1984, maka semakin banyak universitas tergabung dan mulailah
perusahaan komersial masuk. Protokol TCP/IP menjadi protokol umum yang
disepakati sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.
Tahun 1988, Jarko Oikarinen dari Finland menemukan dan sekaligus memperkenalkan IRC atau Internet Relay Chat. Setahun kemudian, jumlah komputer yang saling berhubungan kembali melonjak 10 kali lipat dalam setahun. Tak kurang dari 100.000 komputer kini membentuk sebuah jaringan. Tahun 1990 adalah tahun yang paling bersejarah, ketika Tim Berners Lee menemukan program editor dan browser yang bisa menjelajah antara satu komputer dengan komputer yang lainnya, yang membentuk jaringan itu. Program inilah yang disebut www, atau Worl Wide Web.
Tahun
1992, komputer yang saling tersambung membentuk jaringan sudah melampaui sejuta
komputer, dan di tahun yang sama muncul istilah surfing the internet. Tahun
1994, situs internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk
pertama kalinya virtual-shopping atau e-retail muncul di internet. Dunia
langsung berubah. Di tahun yang sama Yahoo! didirikan, yang juga sekaligus kelahiran
Netscape Navigator 1.0.
c.
Perkembangan besar Internet ketiga
adalah
terbangunnya aplikasi World Wide Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee.
Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna
internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam
aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di
internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket.
2.
Daftar Kejadian Penting Dalam Perkembangan
·
Tahun 1957
InternetUni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa,
Sputnik.
·
Tahun 1958
Sebagai
buntut dari "kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar
angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika
Serikat, Advanced Research Projects Agency(ARPA), yang bertujuan agar Amerika
Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah
satu sasarannya adalah teknologi komputer.
·
Tahun 1962
J.C.R.
Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer
dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap
komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di
tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan
komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer. Awal
1960-an Teori mengenai packet-switching dapat
diimplementasikan dalam dunia nyata.
·
Pertengahan 1960-an
ARPA
mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of
Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat
dihubungkan hingga tahun 1969, yakniStanford Research Institute, University of
California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, danUniversity
of Utah.
·
Tahun 1965
Istilah
"Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.
·
Tahun 1968
Jaringan
Tymnet dibuat.
·
Tahun 1971
Anggota
jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas
komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.
·
Tahun 1972
Sebuah
kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG)
dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat
standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet.
Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut
sebagai "Bapak Internet"
·
Tahun 1972-1974
Beberapa
layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York
Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan
dial-up.
·
Tahun 1973
ARPANET
ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan
masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College
of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.
·
Tahun 1974
Vint
Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission
Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network
Interconnection".
Bolt,
Beranet & Newman (BBN), pontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi
komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan
layanan paket data publik pertama.
·
Tahun 1977
Sudah
ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.
·
Tahun 1978
Protokol
TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan
Internet Protocol(TCP/IP).
·
Tahun 1979
Grup
diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin,
alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat.
Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
·
Awal 1980-an
Komputer
pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia. Tahun ini tercatat
ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan
BITNET (Because It's Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail,
mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.
·
Tahun 1982
Istilah
"Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai
protokol universal untuk jaringan tersebut. Name server mulai
dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada
sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut. Tahun ini tercatat
ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.
·
Tahun 1986
Diperkenalkan
sistem nama domain, yang sekarang dikenal dengan DNS(Domain Name System)yang
berfungsi untuk menyeragamkan sistem pemberian nama alamat di jaringan
komputer.
3.
INTERNET SAAT INI
Tahun 1989, Timothy Berners-Lee, ahli
komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web yaitu semacam program yang
memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan dalam internet. Karena
penemuan inilah internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangat
bervariasi. Dahulu internet hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu dan
dengan komponen tertentu saja. Tetapi saat ini orang yang berada dirumah pun
bisa terhubung ke internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon.
Selain itu, Internet banyak digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan,
lembaga pemerintahan, lembaga militer di seluruh dunia untuk memberikan
informasi kepada masyarakat.
Di samping manfaat-manfaat di atas,
internet juga memiliki efek negatif dikarenakan terlalu bebasnya informasi yang
ada di Internet. Sehingga memungkinkan anak-anak melihat berbagai hal yang
tidak pantas untuk dilihat ataupun dibaca.
4.
Perkembangan Internet di Indonesia
RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad
Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo
merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia
di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengkontribusikan
keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan
komputer di Indonesia.
Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul “Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio” di akhir tahun 1990 dan awal tahun 1991. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989.
Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan di amatir radio khususnya di Amateur Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986. Bermodal pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta (N5SNN) bersama Onno W. Purbo, berguru pada para senior radio amatir seperti Robby Soebiakto (YB1BG), Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV), di band 40m. Robby Soebiakto merupakan pakar diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data packet radio yang kemudian didorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian diadopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994. Robby Soebiakto menjadi koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000, AMPR-net Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi dan aktivitasnya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list ORARI, seperti, orari-news@yahoogroups.com.
Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul “Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio” di akhir tahun 1990 dan awal tahun 1991. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989.
Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan di amatir radio khususnya di Amateur Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986. Bermodal pesawat Transceiver HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama (YC1HCE) dengan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV) sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito (YB3NR), Suryono Adisoemarta (N5SNN) bersama Onno W. Purbo, berguru pada para senior radio amatir seperti Robby Soebiakto (YB1BG), Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV), di band 40m. Robby Soebiakto merupakan pakar diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data packet radio yang kemudian didorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian diadopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994. Robby Soebiakto menjadi koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Sejak tahun 2000, AMPR-net Indonesia di koordinir oleh Onno W. Purbo (YC0MLC). Koordinasi dan aktivitasnya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list ORARI, seperti, orari-news@yahoogroups.com.
Di tahun 1986-1987 yang merupakan awal
perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan
pionir di kalangan pelaku radio amatir Indonesia yang mengaitkan jaringan
amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and
forward yang mengkaitkan banyak “server” BBS amatir radio seluruh dunia agar
e-mail dapat berjalan dengan lancar. Di awal tahun 1990, komunikasi antara Onno
W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan panggilan YC1DAV/VE3 dengan
rekan-rekan radio amatir di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio
ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara
Indonesia-Kanada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan radio amatir.
Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere
melalui satelit-satelit OSCAR milik radio amatir kemudian melakukan komunikasi
lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Kanada. Pengetahuan secara perlahan
ditransfer dan berkembang melalui jaringan radio amatir ini.
RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam) merupakan motor dibalik operasional Internet di UI. RMS Ibrahim pernah menjadi operator yang menjalankan gateway ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari jaringan universitas di Indonesia UNINET. Protokol UUCP yang lebih sederhana daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan untuk mentransfer e-mail & newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan pemegang pertama Country Code Top Level Domain (ccTLD) yang dikemudian hari dikenal sebagai IDNIC.
RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam) merupakan motor dibalik operasional Internet di UI. RMS Ibrahim pernah menjadi operator yang menjalankan gateway ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari jaringan universitas di Indonesia UNINET. Protokol UUCP yang lebih sederhana daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan untuk mentransfer e-mail & newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan pemegang pertama Country Code Top Level Domain (ccTLD) yang dikemudian hari dikenal sebagai IDNIC.
Muhammad Ihsan adalah staff peneliti di
LAPAN Ranca Bungur tidak jauh dari Bogor yang di awal tahun 1990-an di dukung
oleh pimpinannya Ibu Adrianti dalam kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman)
mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada
band 70cm & 2m. Jaringan tersebut dikenal sebagai JASIPAKTA dengan dukungan
DLR Jerman. Protokol TCP/IP di operasikan di atas protokol AX.25 pada
infrastruktur packet radio. Muhammad Ihsan mengoperasikan relay penghubung
antara ITB di Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT di tahun
1993-1998.
Firman Siregar merupakan salah seorang
motor di BPPT yang mengoperasikan gateway radio paket bekerja pada band 70cm di
tahun 1993-1998-an. PC 386 sederhana menjalankan program NOS di atas sistem
operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih
berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet
masih menggunakan protokol X.25 melalui jaringan Sistem Komunikasi Data Paket
(SKDP) terkait pada gateway di DLR Jerman.
Putu sebuah nama yang melekat dengan
perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Bapak Menteri Tungki
Ariwibowo menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id. Di masa awal perkembangannya BBS
Pak Putu sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail khususnya di jakarta
Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak Tungki yang “maniak” IT dan
yang mengesankan dari Pak Tungki beliau akan menjawab e-mail sendiri.
Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama di Indonesia yang menjawab e-mail sendiri.
Suryono Adisoemarta N5SNN di akhir 1992
kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amateur
Radio Club (ARC) ITB seperti Basuki Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin
di dukung oleh Adi Indrayanto untuk mencoba mengembangkan gateway radio paket
di ITB. Berawal semangat & bermodalkan PC 286 bekas barangkali ITB
merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk berkiprah di jaringan
PaguyubanNet. Rekan lainnya seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN merupakan lembaga
yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun 1990-an mereka mempunyai
fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB modem radio paket berupa
Terminal Node Controller (TNC) merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan
dari LAPAN.
Berawal dari teknologi radio paket
1200bps, ITB kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased
line 14.4Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET akses Internet tetap
diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain. September 1996
merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan
penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh
bandwidth 1.5Mbps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet
& IIX sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting.
2.2 Web Aplikasi
Aplikasi web merupakan sebuah aplikasi
yang mengunakan teknologi browser untuk menjalankan aplikasi dan diakses
melalui jaringan komputer (Remick, 2011). Sedangkan meurut (Rouse, 2011)
aplikasi web adalah sebuah program yang disimpan di Server dan dikirim melalui
internet dan diakses melalui antarmuka browser.
Dari pengertian diatas dapat disimpulkan
aplikasi
web merupakan aplikasi yang diakses mengunakan web berowser melalui
jaringan internet atau intranet. Aplikasi web juga merupakan suatu perangkat
lunak komputer yang dikodekan dalam bahasa pemrograman yang mendukung perangkat
lunak berbasis web seperti HTML, JavaScript, CSS, Ruby, Python, Php, Java dan
bahasa pemrograman lainnya.
Pada awalnya aplikasi web dibangun
dengan hanya menggunakan bahasa yang disebut HTML (HyperText Markup Langauge).
Pada perkembangan berikutnya, sejumlah skrip dan objek dikembangkan untuk
memperluas kemampuan HTML seperti PHP dan ASP pada skrip dan Apllet pada objek.
Aplikasi
Web dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu aplikasi web statis dan
dinamis.
Web
statis
dibentuk dengan menggunakan HTML. Kekurangan aplikasi seperti ini terletak pada
keharusan untuk memelihara program secara terus menerus untuk mengikuti setiap perkembangan
yang terjadi. Kelemahan ini diatasi oleh model aplikasi web dinamis.
Web
statis adalah website yang mana pengguna tidak bisa mengubah konten dari web
tersebut secara langsung menggunakan browser.
Contoh
dari web statis adalah web yang berisi profil perusahaan. Di sana hanya ada
beberapa halaman saja dan kontennya hampir tidak pernah berubah karena konten
langsung diletakan dalam file HTML saja.
Pengertian Web Dinamis adalah sebuah
web yang isinya dapat dirubah sewaktu-waktu tanpa melalui perubahan code pada
file web, akan tetapi melalui halaman administrator. Content yang tampil dalam
web dinamis tersimpan pada sebuah data base sehingga orang awam pun bisa
merubah isi content web tanpa penguasaan bahasa pemograman web.
Contoh
website dinamis adalah seperti Friendster, Multiply, dll
Perbedaan
Web Statis dan Web Dinamis
·
Interaksi antara pengunjung dengan
pemilik web
Dalam web statis tidak
dimungkinkan terjadinya interaksi antara pengunjung dengan pemilik web.
Sementara dalam web dinamis terdapat interaksi antara pengunjung dengan pemilik
web seperti memberikan komentar, transaksi online, forum dll
·
Adanya script language yang digunakan
Web statis hanya menggunakan HTML saja,
sedangkan web dinamis menggunakan bahasa pemrograman web seperti PHP atau ASP.
·
Penggunaan database
Web statis tidak menggunakan database
karena tidak ada data yang perlu disimpan dan diproses. Sedangkan web dinamis
menggunakan database seperti mysql, oracle, dll untuk menyimpan dan memproses
data.
·
Content
Content
dalam web statis hanya diberikan oleh pemilik web dan jarang diupdate,
sementara content dalam web dinamis bisa berasal dari pengunjung dan
lebih sering diupdate
Pada
aplikasi web dinamis, perubahan informasi dalam halaman web dilakukan
tan pa perubahan program tetapi melalui
perubahan data. Sebagai implementasi, aplikasi web dapat dikoneksikan ke
basis data sehingga perubahan informasi dapat dilakukan oleh operator dan tidak
menjadi tanggung jawab dari webmaster.
Arsitektur
aplikasi web meliputi klien, web server, middleware dan
basis data. Klien berinteraksi dengan web server. Secara internal, web
server berkomunikasi dengan middleware dan middleware yang
berkomunikasi dengan basis data. Contoh middleware adalah PHP dan ASP.
Pada mekanisme aplikasi web dinamis, terjadi tambahan proses yaitu server
menerjemahkan kode PHP menjadi kode HTML. Kode PHP yang diterjemahkan oleh
mesin PHP yang akan diterima oleh klien.(Abdul Kadir, 2009).
Manfaat Aplikasi Web :
- Aplikasi web tidak memerlukan prosedur "roll out" kompleks apa pun untuk disebarkan dalam organisasi besar.
- Aplikasi web hanya memerlukan sedikit atau tidak sama sekali ruang disk pada client side.
- Aplikasi web tidak memerlukan prosedur update pada client side karena semua fitur baru diimplementasikan pada server.
- Aplikasi web dengan mudah terintegrasi dengan prosedur server side lainnya, seperti email dan pencarian.
- Aplikasi web menyediakan kompatibilitas cross-platform (Windows, Mac, Linux, dll).
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Pada tahun 1957 sebagai buntut dari
"kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa,
dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat,
Advanced Research Projects Agency(ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat
mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu
sasarannya adalah teknologi komputer.
ARPA
mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of
Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat
dihubungkan hingga tahun 1969, yakniStanford Research Institute, University of California,
Los Angeles, University of California, Santa Barbara, danUniversity of Utah. Pada tahun 1965 Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.
Pada tahun 1978 protokol
TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet
Protocol(TCP/IP). Aplikasi World Wide Web pada
tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi
konten yang dinanti semua pengguna internet.
aplikasi web
merupakan aplikasi yang diakses mengunakan web berowser melalui jaringan
internet atau intranet. Aplikasi web juga merupakan suatu perangkat lunak
komputer yang dikodekan dalam bahasa pemrograman yang mendukung perangkat lunak
berbasis
web seperti HTML, JavaScript, CSS, Ruby, Python, Php, Java dan bahasa
pemrograman lainnya.
DAFTAR
PUSTAKA
makasih min
BalasHapuspita pembersih timah